| | Sun CLOSED | Layanan 24 jam Aitam - 085729209555 / 082243448222

Sholat dan Fenomena Alam di Sekitar Kita

0

sujud dalam sholat
Sholat adalah ibadah wajib bagi umat Muslim di dunia. Selain merupakan ibadah kepada Allah, dewasa ini di ketahui pula manfaat gerakan sholat untuk kesehatan. Di sisi lain ternyata waktu-waktu sholatpun memiliki keistimewaan tersendiri. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abu Qatadah bin Rib’iy mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Allah Ta’ala berfirman: ” ‘Sesungguhnya Aku mewajibkan umatmu shalat lima waktu, dan Aku berjanji bahwa barangsiapa yang menjaga waktu-waktunya pasti Aku akan memasukkannya ke dalam surga, dan barangsiapa yang tidak menjaganya maka dia tidak mendapatkan apa yang aku janjikan”. Selain lebih utama di mata Allah, melaksanakan sholat di awal waktu ternyata juga memiliki manfaat bagi diri kita.
Melalui pengamatan beberapa ahli di bidangnya (seperti kesehatan, ilmu pengetahuan, psikologi, dan lain-lain) diketahui bahwa setiap perpindahan waktu sholat sebenarnya bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam yang bisa diukur dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Seperti yang dilansir oleh laman duniaislam.org perubahan warna alam tersebut memiliki pengaruh terhadap tubuh manusia. Berikut kelima waktu sholat dan keistimewaannya:
1. Subuh
Di waktu Subuh alam berada dalam spectrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu fisiologi tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi. Pada saat adzan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimum. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.
Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu subuh akan menghadapi masalah rezeki dan komunikasi. Karena tiroid tidak akan menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur. Mungkin fenomena ini jugalah yang merupakan cikal bakal adanya ungkapan yang menyatakan kalau kita bangun kesiangan rejeki kita keburu di patok ayam.

2. Dhuhur
Alam berubah menguning dan berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga mempunyai pengaruh terhadap hati. Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang. Mereka yang tertinggal waktu sholat dhuhur akan berkemungkinan menghadapi masalah sistem pencernaan serta berkurangnya keceriaan.

3. Ashar
Alam berubah warnanya menjadi oranye. Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh pada sistem reproduksi. Di saat tubuh tidak dapat menyerap warna oranye dari alam ini, maka organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna itu. Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang sehingga berpotensi menurunnya daya kreativitas seseorang.

4. Maghrib
Warna alam kembali berubah menjadi merah. Sering pada waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasehat tersebut ada benarnya karena pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga karena mereka bergema atau ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan sholat maghrib terlebih dahulu. Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu penglihatan kita.

5. Isya’
Warna alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap. Waktu isya mempunyai rahasia ketentraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini. Dengan tidur pada waktu ini, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi di bawah 4Hz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat.
Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu, dan kemudian ungu. Perubahan warna ini selaras dengan kelenjar pineal (badan pineal) atau “mata ketiga”, kelenjar endokrin, kelenjar pituitary, thalamus (fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus, dan sinyal motor ke korteks selebral, bersama dengan pengaturan kesadaran, tidur, dan kewaspadaan), dan hypothalamus (memiliki fungsi sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu). Oleh karenanya kita dianjurkan bangun dan menunaikan sholat malam.

Ternyata begitu besar manfaat dibalik perintah sholat di awal waktu yang telah di buktikan secara ilmiah. Yuk.. kita istiqomahkan sholat di awal waktu agar mendapat manfaat dunia dan akhirat.
(A. Setyorini)

Blog Attachments

Leave us a comment